Cara Memakai Kondom yang Unik dan Asik

Red condom and thumb upHalo guys, sadar nggak sih kalau beberapa pria merasa kalau memakai kondom saat berhubungan seks akan mengurangi kenikmatan dan membuat Mr.P jadi nggak nyaman? Padahal alat konstrasepsi ini dibuat sebenarnya punya tujuan yang baik lho, yaitu untuk menekan angka kelahiran dan mencegah beberapa penyakit kelamin. Selain karena nggak terbiasa, kebanyakan orang justru merasa nggak bisa bereksperimen saat berhubungan seks dengan memakai kondom. Nah, untuk itu sepertinya kalian semua butuh inovasi nih, agar tertarik berhubungan seks menggunakan kondom. Keep calm..!!! karena gue akan kasih tahu beberapa cara menggunakan kondom yang pastinya akan buat kamu penasaran. Hehehehe… Ok, nggak usah berlama-lama, langsung aja, ini dia 4 sexy ways to using condom:

  1. Menggunakan tangan

Cara ini terbilang udah biasa dilakukan oleh beberapa orang saat mengunakan kondom. Tapi, cobalah minta pasanganmu yang memakaikannya dengan lembut ke Mr. P! jadi jangan kamu sendiri yang memakaikannya. Dijamin pasti rasanya berbeda!

  1. Menggunakan Mulut

Kalau cara yang ini didasarkan pada fantasi seks seperti di film-film porno, minta pada pasanganmu untuk memasangkan kondom menggunakan mulutnya. Caranya masukan kondom ke mulut pasanganmu, lalu sambil blowjob, pasanganmu bisa memasukan kondomnya ke ujung Mr.P, tapi syaratnya, Mr.P udah harus ereksi yah! Karena kalau belum , bisa setengah mati lho masangnya! hihihihihi…. Nah, jika sudah terpasang dengan benar, pasanganmu bisa melepaskan mulut dari Mr. P.

promoting_safe_sex_since_today_by_dr_deciduous

  1. Menggunakan Kedua Kaki

Cara yang ini terbilang nggak biasa, karena memerlukan keahlian dari si wanita dalam menggunakan kedua kakinya untuk memasukan kondom ke Mr. P. Caranya, tempelkan kondom di ujung Mr. P, lalu setelah itu gunakan kedua kaki pasanganmu untuk menarik bagian samping kondom ke Mr. P sampai seluruh bagian Mr.P tertutup dengan kondom. Sulit ya kalau dibayangin? Makanya, dicoba guys!

  1. A Good Team

Cara yang terakhir ini mengharuskan ada kerjasama tim yang baik antara pria dan wanita. Karena cara ini membutuhkan peran dari keduanya. Caranya untuk wanita pegang sisi kanan dan kiri kondom lalu tempelkan di depan Ms. V. Setelah Mr. P ereksi, sang pria harus melakukan penetrasi dengan tepat ke arah kondom, lakukan penetrasi sampai masuk ke dalam Ms. V dan pastikan sang wanita nggak melepaskan kondomnya sebelum kamu menarik Mr. P yang sudah terlapisi kondom di seluruh permukaannya. Karena cara ini bisa berbahaya jika kondom dilepaskan wanita sebelum dipastikan kondom tersebut sudah terpasang di Mr. P. bisa-bisa kondom menyangkut di dalam Ms. V. hihihi

Cara-cara di atas bisa kamu lakukan dengan syarat, hubungan kamu dengan pasangan sedang dalam kondisi yang baik ya. Sehingga pasanganmu mau melakukan beberapa cara di atas. Karena kunci dari beberapa cara di atas adalah hubungan yang harmonis. Selamat mencoba..!!!

Penulis: Cheppy

Gambar: deviantart.com

Advertisements

Ini Dia Syaratnya, Supaya Indonesia Lebih Damai

“Kunci dari kehidupan adalah toleransi, karena keberagaman dan perbedaan tidak akan pernah menjadi masalah jika toleransi ditegakan,” tegas Sias Mawarni.

Terlihat lebih muda 20 tahun, itulah kesan pertama yang ditangkap ketika kamu bertemu wanita yang aslinya berusia 70 tahun ini. Sias Mawarni Saputra, perempuan muslim keturunan tionghoa adalah wanita yang sangat mengedepankan kerukunan antar umat beragama. “Jadilah orang yang selalu bersikap baik ke semua orang tanpa memandang apapun,” tegas wanita yang memiliki nama tionghoa Li Pi Ing ini.

Sias belajar banyak dari orang tuanya, rasa syukur dan kebaikan yang ditanamkan orang tua kepadanya selalu ia lakukan sampai saat ini. Hal tersebut jelas membuat hidupnya saat ini dipenuhi dengan keberkahan yang membuatnya merasa sangat beruntung karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk hidup di usia 70 tahun. “Kita nggakpernah tau akan sampai kapan hidup, yang saya tahu kalau kita berperilaku baik, umur kita akan panjang, maka jadilah orang yang baik ya!” jelasnya.

Pemilik Ragusa Es Italia yang terkenal di Jakarta. Foto: koran-jakarta.com
Pemilik Ragusa Es Italia yang terkenal di Jakarta. Foto: koran-jakarta.com

Kebaikannya itu pula yang membuat dirinya mendapatkan durian runtuh, sebuah tempat es krim ragusa ternama milik orang Italia, dihibahkan kepadanya pada tahun 1973. Sias memang pernah bekerja di restoran tersebut bersama sang suami, sehingga nggak heran jika restoran tersebut diberikan oleh orang Italia kepadanya. Di tangan ibu 3 anak ini, es krim ragusa menjadi lebih terkenal dan favorit, terlebih dia menambahkan variasi di salah satu restorannya yang terletak di Harmoni dengan menu chinesee food. Nggak lama, restoran tersebut pun semakin ramai disambangi beberapa orang yang ingin mencicipi menu khas tionghoa dengan harga yang relatif murah.

Di tempat itu pula, Sias menerapkan beberapa ilmu yang ia miliki. Banyak anak-anak kurang mampu yang berada di sekitar Harmoni diajaknya makan dan belajar gratis di tempat tersebut. Sehingga tempat tersebut bukan hanya sebagai restoran biasa, namun juga tempat berkumpul dan belajar beberapa anak-anak kurang mampu. Bersama Sias, anak-anak tersebut diajarinya budi pekerti, menari tradisional, bahkan belajar bahasa china. “Saya senang betul membuat orang menjadi tahu banyak hal, untuk itulah saya rela menjadi guru walau gajinya kecil, & anak-anak yang datang kesini itu membuat saya menjadi berarti,” aku wanita yang juga menyambangi bisnis properti.

Wanita keturunan Tionghoa ini, ternyata sosok yang haus akan ilmu, ia pernah kuliah di beberapa universitas seperti, Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya dan FKG Univ. Prof.Dr. Moestopo (tidak tamat). Namun gelar akademisnya kemudian didapat dari Jurusan Sastra Cina, Universitas Dharma Persada dan Program Magister, jurusan Human Resources Development, STIE Supra, Jakarta. Ia pun pernah dikirim untuk belajar sastra China di Universitas Islam Indonesia (UIN) Syarief Hidayatullah, di sana ia belajar banyak tentang kebudayaan China dan bangsa-bangsa lainnya.

Mengajar anak-anak jalanan tentang agama, sejarah, bahasa china, serta kesenian.  Foto: picasa.
Mengajar anak-anak jalanan tentang agama, sejarah, bahasa china, serta kesenian.
Foto: picasa.

Wanita yang sangat akrab dengan siapapun ini juga aktif dalam seni kebudayaan, tercatat sejak mendirikan Yayasan Seni Indonesia Baru (YSIB) pada tahun 1999, ia aktif berkeliling dunia untuk memperkenalkan kebudaayaan Indonesia lewat seni tari. “Saya ingin memperkenalkan seni dan kebudayaan Indonesia lewat seni tari, makanya saya suka mengikutsertakan anak-anak untuk ikut lomba menari di beberapa negara seperti Korea Selatan yang belakangan kita sambangi,” tutur Sias.

Sias pun rela dibayar seperak atau nggak sama sekali demi mencerdaskan bangsa, dia pun nggak segan mengundang siapapun untuk datang ke restorannya di Harmoni untuk makan dan belajar, Sias akan datang dan mengajarkan apapun tentang budi pekerti, seni dan kebudayaan, atau bahkan sastra China. “Siapapun kalau mau belajar atau sekedar makan bisa datang ke sini, saya akan dengan senang hati menerima dan mengajarkan apapun yang kalian mau,” jawab wanita yang tinggal di daerah Pasar Baru ini.

Penulis: Cheppy

Foto: koran-jakarta.com

*Tulisan ini pernah dipublish di tukarposisi.com 

Ketika Setan Berteman

Di keheningan jiwa suara itu muncul, muncul dan terus mendesak. Aku tak mampu merasakannya lebih dalam, namun entah mengapa aku semakin yakin bahwa yang aku rasa ini adalah rasa. Rasa yang luar biasa yang tak pernah aku rasakan dari semenjak aku jabang bayi. Aku tak pernah menyangka, ada makhluk lain selain manusia di muka bumi ini, namun kenyataan membuat aku tahu bahwa ada si baik malaikat dan si jahat setan.Namun mengapa tuhan menciptakan sosok yang jahat? Nampaknya tuhan tidak adil membuat semua ini, atau manusianya yang terlarut dengan suatu konstruksi yang tidak jelas dari mana asal usulnya. Suatu nomena yang di yakini oleh masyarakat adanya, bahwa setan adalah makhluk yang jahat dan tidak sepantasnya berada di dalam jasad manusia.

Aku pun tidak menyangkal hal itu, dari kecil aku hidup dikalangan yang notabene adalah pemeluk agama yang kuat. Dari kecil sekecil biji karet sampai aku besar sebesar pohonnya, nampaknya persepsi tentang setan dan makhluk sejenisnya tidak pernah berubah, setan selalu dihindari, di caci maki, bahkan seolah ulama menyatakan kalau setan adalah musuh utama manusia dan setanlah yang disalahkan ketika Nabi Adam As jatuh ke bumi. Kasihan dan miris memang, jika aku jadi setan apa aku tahan dengan semua tudingan dan cercaan dari makhluk yang terkadang munafik ? mungkin aku akan curhat kepada tuhan kenapa aku diciptakan seperti ini ? dan mengapa aku diciptakan untuk menjadi penghuni liang api milikmu?

Dengan kesadaran yang tinggi dan tingkat keimanan yang “tentative” aku pun tak sadar bahwa aku sudah tidak lagi berseteru dengan setan, khususnya di waktu-waktu dimana perkerjaan tidak lagi menghimpit hidupku. Ya waktu dimana aku mampu berkhayal dengan tingkat imajinasi yang mungkin malaikat sekalipun tidak mampu menyainginya, aku bersanding di sampingnya, bahkan ia sangat akrab denganku. Seolah tak ada lagi teman dalam hidupku, setan memberikan segalanya yang aku inginkan dengan mudah dan cepat. Hingga akhirnya suasana semakin membuat aku terlarut dan sadar bahwa aku telah melakukan sebuah dosa. Dosa yang orang bilang akan mampu menjerumuskan aku ke liang api yang sangat panas, dosa yang mampu membuat bumi akan menolakku. Namun apa dalam kasus ini setan yang salah? Apa setan jahat telah membuat aku larut dalam dosa-dosaku? Nampaknya itu hanyalah alasan manusia munafik yang tidak mau disalahkan dalam banyak hal, alasan dari berbgai kemungkinan yang akan menjeremuskan manusia ke dalam liang api yang sangat panas. Aku sadar sebagaimana ciptaan tuhan lainnya, setan diberikan tugas dan peranannya. Ya tugas yang harus ia lakukan dan peranan yang harus ia mainkan.

Sebagai setan ia mendapat tugas untuk menghasut manusia kedalam jurang kemaksiatan, membujuk manusia untuk melakukan dosa persis seperti apa yang aku lakukan. Dan persis seperti manusia yang diciptakan tuhan untuk berbuat kebajikan, setan pun akan salah apabila ia tidak melakukan kewajibannya untuk menghasut manusia untuk berbuat dosa, jadi apa pantas jika kita melimpahkan setiap dosa-dosa kita ke setan? Nampaknya hal itu akan terus dilakukan oleh manusia yang munafik yang tidak mau menyadari bahwa setiap kesalahan dan dosa yang ia perbuat adalah karena kelalaian dan kebodohan mereka sendiri.

Penulis: Cheppy

Gambar: galeryhip.com